Membedah Rahasia Samsung, "The Samsung Ways"

Resume : Buku The Samsung Way?

Penulis: Jaeyong Song dan Kyungmook Lee


1. Samsung Tinggal Lepas ke Status Kelas Dunia 
1) Status Samsung sebagai Perusahaan Kelas Dunia 
Kelaziman sebuah perusahaan kelas dunia adalah fenomena yang lazim nya hanya teramati di negara-negara maju.pada akhir abad ke dua puluh, banyak “perusahaan besar” yang muncul,tetapi perusahaan-perusahaan itu tidak memenuhi syarat sebagai perusahaan –perusahaan kelas dunia.Samsung adalah sebuah pengecualian, sebagaimana di akui oleh para pakar manajemen dan media di seluruh dunia.kesuksesan Samsung terlihat sejak tahun 2014, saat berada di peringkat ke-21 dalam daftar “ Perusahaan Paling Dikagumi di Dunia” menurut fortune.Jurnal akademik terkemuka, Harvard Business Review telah menganalisis faktor- faktor di balik kesuksesan Samsung. Pendapatan tahunan Samsung mencapai 228 triliun won korea (setara 201 miliar dolar AS).karena nya Samsung Electronics meraih gelar perusahaan elektronik /IT selama 4 tahun berturut-turut.pada 2012, perusahaan ini juga menggeser Nokia dengan menjadi perusahaan paling unggul dalam industri telepon seluler. Samsung adalah konglomerat terbesar di Korea. Samsung memiliki anak-anak perusahaan dalam industri kimia berat, industri pembuatan kapal, sektor keuangan dan sektor jasa.dengan naik nya pemilik dan manajer generasi kedua, Chairman Lee Kun-Hee,perusahaan itu menujukkan pertumbuhan yang dramatis.tahun 1987, Chairman Lee mulai memegang jabatan, pendapatan keseluruhan nya adalah 10 triliun won,pada 2014 naik menjadi 410 triliun won (376 miliar dolar).tahun 2012 Samsung menguasai pasar paling besar di dunia untuk 26 produk,termasuk chip memori dan DRAM,memory flash,prosesor untuk aplikasi mobil,televisi digital,OLED,telepon seluler, monitor, baterai isi ulang,dan kapal pengeboran. Samsung mendaftarkan 4676 paten di US patent and Trade Office pada 2013.tahun 2000, nilai merk perusahaan Samsung naik dengan mantap.Samsung ditempatkan lebih tinggi pada daftar tersebut daripada perusahaan jepang,Toyota.Dengan teknologi, kekuatan merk,dan kemampuan perancangan sedahsyat itu, Samsung Eloctronics menerapkan strategi diferensiasiberlandaskan produk-produk premium. 
2) Pergeseran Paradigma di Lingkungan Dalam Negeri dan Luar Negri serta Tinggal Landas Samsung 
Nama Samsung hampir tidak di kenal di luar Korea.untuk waktu yang lama,kuantitas merupakan prioritas,dan diversifikasi diperjuangkan secara membabi buta, seringkali dalam bidang-bidang bisnis yang tidak saling berhubungan .Chairman Lee mengatakan “Telah tiba zaman ketika No.1 bisa jatuh ke posisi paling bawah sedangkan yang paling di bawah naik menjadi No.1. Jika kita gagal menjadi kelas nomor satu,dan gagal melakukan perubahanyang cepat dalam medan penuh persaingan yang sedang yang sedang mengalami penataan ulang secara menyeluruh,kita akan harus puas dengan posisi kedua dan ketigauntuk selamanya-lamanya. Krisis mata uang Asia yang juga menghantam Korea pada akhir 1997 memicu kegigihan baru pada Samsung.Sense of crisis_bahwa Samsung harus “Berubah agar bertahan hidup”.Dengan latar belakang ini samsung mampu menunnjukan restrukturisasi besar-besaran 
2. The Samsung Way sebagai Landasan untuk Daya Saing Samsung 
Perbandingan sistem-sistem manajemen di bagi menjadi tiga kategori: Amerika, Jepang, Jerman. Ciri Amerika adalah seringnya restrukturisasi bisnis dan evaluasi serta kompensasi berbasis kinerja. Jepang cirinya menekan kan harmoni dan kerjaseumur hidup dengan gaji berbasis senioritas.ciri jerman yaitu kerjasama yang konsisten antara karyawan dan menejemen dengan partisipasi karyawan dalam keputusan strategis. Pernyataan Chairman Lee, menggaris bawahi bahwa yang perlu dilakukan Samsung untuk menjadi kelompok bisnis global berdasarkan prakarsa manajemen baru, perlunya mengaman kan keunggulan daya saing yang berkelanjutan melalui aset-aset yang digerakkan oleh kepemilikan dan mutu. 
3. Tiga Paradoks Manajemen Samsung Perusahan 
Perusahaan harus memilih dan fokus pada hanya satu di antara berikut:diferensiasi, kepemimpinan berbiaya rendah, atau fokus.manajemen oaradoks merujuk ke gaya manajemen ketika sebuah oerusahaan meraih sasaran-sasaran yang terkesan saling berlawanandari di lakukan secara serentak, misalnya diferensiasi dan kepemimpinan berbiaya rendah.ringkasan Paradoks pada Samsung sebagai berikut: 
1. Proses –proses manajemen Samsung berjalan begitu cepat meskipun besar dan bervariasi, 
2. Samsung memiliki spesialisasi yang tinggi dan kompetitif dalam bidang-bidang intinya meskipun juga memiliki diversifikasi yang sanggat tinggi sekaligus terintergrasi secara vertikal. 
3. Samsung berhasil memadukan dan mencocokkan gaya manajemen Amerika dan Jepang. 
Tiga Paradoks itu meliputi: 
1.) Besar tetapi gesit 
Sewaktu organisasi tumbuh, aliran informasi dan pembuatan keputusan cenderung lambat, dan konflik kepentingan antar masing-masing afiliasi maupun devisi cenderung bertambah.oleh sebab iti perusahan yang besar memiliki kebutuhan yang lebih besar atas pengendaliaan dan koordinasi. Kecepatan Samsung lebih besar di banding kan Jepang, terlihat dalam pembuatan keputusannya. Bahkan saat ekonomi sedang sulit, Chairman Lee membuat keputusan dengan cepat dan tegas tentang investasi – investasi skala besar seperti semikonduktor dan LCD. 
 2.) Beragam tetapi Terspesialisasi 
Samsung telah memperbaiki “kemampuan-kemampuan yang lunak”-nya (misal nya teknologi inovatif, kekuatan merek, kemampuan perancangan) yang memperkuat daya saing. Samsung juga berhasil dalam meningkatkan keunggulan sitem untuk menciptakan sinergi konvergensi melalui kerja sama sistematis 
3.) Penggabungan gaya Manajemen Jepang dan Amerika 
Gaya manajemen Samsung adalah perkawinan dahsyat dari pendekatan-pendekatan manajemen Jepang - Amerika. Diversifikasi Samsung yang vertikal dan horizontal memberikan menekanan pada daya saing manufakturbdan mutu produk, rektrutmen, pelatihan karyawan, disiplin organisasi yang ketat, penekanan pada kesetiaan organisasi, adalah bentuk adopsi dari jepang. 
4. Organisasi the Samsung Way 
Bagaimana cara Samsung mengubah sebuah paradoks manajemen menjadi sebuah sumber kekuatan yang berdaya saing? Samsung berhasil mengatasi berbagai hambatan yang muncul dengan sendirinya dan membangun menejemen paradoks di atas nya, proses yang memungkinkan Samsung berkembang menjadi sebuah korporasi kelas dunia.