Ringkasan Buku



Admin akan memberikan ulasan mengenai hal penyelamatan lingkungan, yang notabene diambil dari tugas sekolah saya sendiri. Semoga ada manfaatnya
Ringkasan Buku
Judul               :  Akankah Indonesia Tenggelam Akibat Pemanasan Global
Editor              :  Hetty Indriani
Penerbit          :  Penebar Plus, cetakan II, 2008
Tebal               :  iv + 68 hal

Ringkasan :
Buku ini berisi kumpulan sebab dan akibat dari kehidupan manusia,  mengajarkan kita bagaimana mengubah perilaku agar lebih arif dan bijaksana dalam memperlakukan bumi agar bumi ini terjaga secara lestari.
Buku ini terdiri dari enam bab: Bab satu, diawali dengan pengenalan seputar pemanasan global, dimana ditinjau dari kejadiannya pemanasan global merupakan kejadian yang diakibatkan oleh: 1) meningkatnya temperature rata-rata pada lapisan atmosfir. 2) meningkatnya temperaturepermukaan air laut dan 3) meningkatnya temperature pada daratan. Banyak kehidupan manusia yang melibatkan banyak kegiatan, salah satunya penggunaan energi untuk melihat tv sampai yang lebih besar yaitu industri yang ternyata memberi dampak pada lingkungan. Dampak dari pemanasan global akan dirasakan dalam jangka waktu panjang.
Bab dua membahas dampak dari pemanasan global, diawali dengan peran CoP (Conference of Parties) yakni pihak-pihak yang berkomitmen dalam upaya menstabilkan gas rumah kaca di atmosfir. Selanjutnya pada bab dua ini membahas pengaruh cuaca , pengaruh terhadap kenaikan permukaan laut, pengaruh pertanian, pengaruh terhadap hewan, tumbuhan dan kesehatan manusia. Pengaruh yang telah kita rasakan sekarang ini belum seberapa parah yang diakibatkan jangka waktu panjang bila tidak ada komitmen secara global.
Bab tiga banyak menggali penyebab utama & pengendalian pemanasan global, yang salah satunya efek rumah kaca yang menjelaskan sinar matahari yang radiasi infra merah gelombang panjangnya terperangkap di atmosfir bumi karena gas-gas tertentu yang senyawanya disepakati dalam Protocol Kyoto. 
Bab empat menjelaskan pengaruh langsung di Indonesia baik jangka pendek dan jangka panjangnya. Jangka pendeknya sering terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi, badai, kekeringan yang panjang, langka ketersediaan air bersih. Dan jangka panjangnya tenggelamnya pulau dan kota, rawan kering, iklim berubah-ubah, rawan longsor.
Bab lima mengajarkan bagaimana cara kita ikut berandil dalam antisipasi dari dampak pemanasan global. Dalam hal mengubah perilaku perorangan, ada beberapa hal, yaitu menghemat penggunaan air, listrik, mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Dan langkah secara kolektif sebagai berikut, penggunaan energi alternatif, melestarikan hutan, menghapus penggunaan CFC, penanaman pohon, memperbaiki kualitas kendaraan dengan uji emisi.
Bab enam, hal yang menarik dari bab ini ialah salah satu kota di Indonesia secara inovatif telah menerapkannya, contohnya kota Balikpapan, kota ini mempunyai pengolahan air limbah terpadu, TPA dengan system sanitary landfill, penangkapan gas metan di TPA, dan pemanfaatan gas flare.

Analisis singkat :
Buku ini seperti memberi petuah kepada kita bahwa sangat pentingnya hal sekecil apapun yang dilakukan berdampak pada bumi. Bila kita “menyantuni” bumi tentunya bumi juga akan “menyantuni” kita. Yang lebih penting lagi buku ini menyadarkan kepada kita bahwa pemanasan global tidak bisa dicegah per individu melainkan butuh kerja sama semua pihak.
Buku ini pantas menjadi petunjuk guna memahami  dan mencegah terjadinya global warming yang lebih parah lagi.